Prodi Pendidikan Agama Islam kembali menorehkan prestasi dengan berhasilnya salah satu lulusannya yaitu Resma Dayana menjadi lulusan Terbaik (Pemuncak) pada tingkat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan pada Wisuda periode Vlll Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Wisuda periode Vlll ini telah dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2025 di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa.
Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam, Dr. Idris, M. Ed mengungkapkan sangat bersyukur atas prestasi yang diperoleh lulusan Prodi Pendidikan Agama Islam dan berharap akan semakin banyak mahasiswa lainnya yang menunjukkan prestasi baik akademis maupun non akademis.
Resma Dayana berhasil menyelesaikan studinya di Prodi Pendidikan Agama Islam dengan tepat waktu yaitu 8 semester dengan IPK 3,81 dengan prediket Cumlaude. Resma Dayana ketika diwaawancarai merasa sangat bersyukur akan prestasi yang ia raih. Resma mengungkapkan tidaklah mudah baginya untuk berjuang dalam menyelesaikan studinya namun ia selalu berusaha untuk melakukan secara maksimal setiap perkuliahan yang di laluinya. Dukungan moril dan materiil dari ayah (Kasnedi) dan ibu (Eva Susanti) adalah motivasi utama dalam diri Resma untuk selalu memberikan yang terbaik dalam kesuksesan studinya di Prodi Pendidikan Agama Islam.
Skripsi yang berjudul : Implementasi Ekstrakurikuler Karya Tulis Ilmiah dalam Mengembangkan Keterampilan Menulis Siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sijunjung yamg dibimbing oleh Prof. Dr. Zaitun, M. Ag., menjadi karya yang mengantarkan Resma Deyana menjadi seorang Sarjana Pendidikan Prodi Pendidikan Agama Islam.
Keberhasilan dan pencapaian ini tentu sangat Resma syukuri ungkapnya dan ia juga bertema kasih kepada dosen Pembimbing Akademik yaitu ibu Dr. Devi Arisanti, S.Pd.I, M.Ag., dan juga para Dosen lainnya yang telah membimbing dan mendidik dalam proses perkuliahan serta memberi dukungan dan juga motivasi agar bisa menyelesaikan studi tepat waktu. Selanjutnya Resma Dayana juga berharap semoga para Dosennya selalu dalam perlindungan Allah dan diberikan kesehatan dimana pun Bapak/ Ibu Dosen berada serta mendapat balasan yang lebih baik dari Allah ungkapnya. (Penulis: Devi Arisanti)