Bangga! Muhammad Zaki, Mahasiswa PAI UIN Suska Riau Sebat Gelar Bujang Dara Kampar Favorit Tahun 2026

Pekanbaru – Prestasi membagakan kembali disabet oleh mahasiswa Pendidikan Agama Islam UIN Suska Riau. Muhammad Zaki terpilih sebagai Bujang Dara Favorit 2026 dalam ajang pemilihan Bujang Dara Kabupaten Kampar tahun 2026.

Ajang Pemilihan Bujang dan Dara Kampar 2026  digelar sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus upaya pelestarian budaya lokal Kabupaten Kampar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar dan berlangsung sejak10 Januari hingga 6 Februari 2026.

Rangkaian kegiatan pemilihan Bujang dan Dara Kampar 2026 dilaksanakan diberbagai lokasi strategis di Kabupaten Kampar, dengan puncak acara malam grand final yang digelar di Aula Kantor Bupati Kampar. Kegiatan ini diikuti oleh pemuda-pemudi terbaik yang merupakan utusan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Kampar bertujuan untuk melestarikan budaya lokal Kampar, membina generasi muda yang berkarakter, beretika, dan berwawasan kebudayaan, serta mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah kepada masyarakat luas.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda strategis daerah dalam menyiapkan duta budaya yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Bujang dan Dara Kampar bukan sekedar ajang pemilihan, tetapi proses pembinaan generasi muda agar mampu menjadi representasi nilai budaya Kampar yang berdaya saing dan berwawasan global,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Daerah, Ikatan Bujang Dara Kampar, Dewan juri profesional, tokoh adat, hingga unsur pemuda dan masyarakat. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mencetak duta daerah yang berkualitas.

Salah satu panitia pelaksana menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dirancang secara komprehensif untuk menggali potensi peserta. “Para peserta tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga pemehaman budaya, etika, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah;” ujarnya.

Secara rinci, kegiatan dimulai dari seleksi administrasi, dilanjutkan dengan audisi bakat, kemudian masa karantina yang berisi pembekalan materi kebudayaan, etika, dan juga kepariwisataan. Peserta juga mengikuti kunjungan ke objek wisata (field trip) sebagai sarana penguatan wawasan dan pengalaman lapangan.

Menutup rangkaian kegiatan, malam grand final menjadi penentuan pemenang Bujang dan Draa Kampar 2026. Muhammad Zaki, sebagai salah satu menyampaikan harapannya agar ajang ini dapat memberikan dampak nyata bagi daerah. “Saya berharap peran Bujang dan Dara Kampar ke depan tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga mampu menjadi penggerak promosi budaya dan pariwisata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap lahir generasi muda yang siap menjadi ikon budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif serta mampu membawa nama baik daerah di berbagai kesempatan.

Leave a Reply