Sejarah Prodi Pendidikan Agama Islam
Program Studi Pendidikan Agama Islam merupakan program studi tertua yang pertama berdiri di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan khususnya dan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Program Studi ini didirikan pada tahun 1965. Ketika itu, program studi ini merupakan program studi satu-satunya yang ada di Fakultas Tarbiyah. Penyelenggaran program studi ini ini dikelola langsung oleh Dekan. Pada waktu itu, program studi ini belum memiliki ketua program studi yang khusus mengelola dan menyelenggarakannya.
Mulai dari tahun 1983, Program Studi Pendidikan Agama Islam telah memiliki ketua dan sekretaris program studi tersendiri. Hal ini ada sehubungan dengan berdirinya program studi baru di lingkungan Fakultas Tarbiyah yaitu Program studi Pendidikan Bahasa Arab. Ketua dan sekretaris program studi Pendidikan Agama Islam secara berurutan sebagai berikut:
Pada awal berdirinya, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) hanya menyelenggarakan perkuliahan program Sarjana Muda kemudian mendapat izin menyelenggarakan perkuliahan Sarjana Lengkap. Mulai dari tahun 1984, program studi ini tidak lagi membuka perkuliahan program Sarjana Muda, tetapi yang dibuka hanya program S-1 yang sama dengan Sarjana Lengkap. Perubahan ini terjadi disebabkan oleh kebijakan pemerintah mengenai program perkuliahan di Perguruan Tinggi, yang menerapkan sistem kredit semester (SKS).
Pada tahun 2006 dalam usia yang ke-41 tahun, Program Studi PAI mulai mengembangkan diri sehingga program studi ini dibagi menjadi lima konsentrasi. Kemudian tahun 2008, dibentuk pula sebuah konsentrasi baru yaitu Pendidikan Guru Agama Islam Sekolah Dasar (PGAI-SD). Konsentrasi ini pada mulanya dikelola oleh program studi PGMI, kemudian dipindahkan kepada program studi Pendidikan Agama Islam. Dengan pertimbangan bahwa PGMI merupakan program studi yang akan mencetak guru kelas, sedangkan PGAI-SD guru bidang studi. Oleh karena itu, mulai tahun 2008 program studi ini memiliki enam konsentrasi, yaitu:
Konsentrasi ini didirikan dengan tujuan memenuhi kebutuhan para pengguna out put Program Studi PAI, terutama guru Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah serta Pondok Pesantren. Hal ini sesuai pula dengan permintaan Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Riau. Program Studi PAI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim Riau merupakan program studi pertama yang membentuk konsentrasi di Indonesia. Belum ada UIN, IAIN dan STAIN yang membagi program studi PAI menjadi beberapa konsentrasi tersebut sebelum program studi PAI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Pada tahun 2022 Program Studi PAI melakukan pengembangan kurikulum berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) serta Visi dan Misi UIN Suska Riau dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Kurikulum Program Studi PAI memiliki satu komponen kurikulum utama dan empat komponen kurikulum pendamping untuk konsentrasi Fiqih, Akidah Akhlak, Al Qur’an Hadits, dan Sejarah Kebudayaan Islam.
Struktur Program Studi
Adapun struktur Program studi terdiri dari Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, Staf Prodi.
Profil Para Dosen:
Dosen yang mengajar pada Program studi Pendidikan Agama Islam umumnya sudah bergelar doktor dan sudah ada pula seorang professor. Dan para dosen ada yang lulusan luar negeri dan adan juga produk dalam negeri.